Beberapa
waktu yang lalu saya kurang sehat. Kurang sehat disebabkan karena diare. Saya
merasa agak heran. Bisanya jika diare penyebabnya adalah makanan yang berminyak.
Namun makanan yang saya makan tidak berminyak. Selain itu yang membuat saya
heran kenapa saya diare bersamaan dengan suami.
Saya
kemudian mencoba mengingat apa yang saya makan di hari sebelum saya diare.
Dalam satu keluarga kami makan dengan
menu yang sama. Namun ada hal yang
berbeda yang saya makan dengan suami. Yang lain tidak makan anggur, saya dan
suami makan anggur. Tidak hanya itu, kami makan anggur agak berlebih.
Mungkin
anggurlah yang membuat kami diare. Saya
agak tidak percaya. Kemudian saya
mencoba mencari tahu di google. Ternyata
benar anggur yang berlebih bisa menyebabkan diare.
Rasanya
saat diare sungguh membuat saya kepayahan. Apalagi pada malam hari. Ketika
badan digunakan untuk bergerak, rasanya hanya ingin ke belakang saja. Setiap
bergerak begitu. Kadang keluar angin saja kadang juga keluar kotoran yang berwujud
air. Di malam hari saya tidak bisa tidur dengan nyenyak.
Pagi
harinya saya juga merasa lemas. Lemas karena kurang tidur karena malamnya
bolak-balik kamar mandi dan perut terasa mulas sehingga susah tidur. Meski sore
harinya kami sudah minum obat, namun hasilnya belum juga kelihatan. Saya tidak
tahan kemudian saya bertanya kepada orang yang saya anggap lebih tahu. Ada
orang yang menyarankan saya untuk makan pucuk daun jambu.
Akhirnya pagi hari saya mencoba menuruti kata
orang tersebut. Saya minum jus daun jambu yang masih muda. Rasanya sepet
sekali. Namun daripada saya merasa mulas dan sering ke belakang, saya lebih memilih merasakan
sepet sebentar kemudian sembuh. Benar juga tidak berapa lama diare saya juga
sembuh dan saya tidak perlu berobat lagi
karena obatnya sudah habis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar