Kamis, 25 Januari 2018

Pentingnya Ilmu


Suatu hari ada seorang Ibu  yang sedang ngeprint. Dari pagi print tersebut dipakai tidak masalah. Maklumlah print baru. Print tersebut kemudian dimatikan. Setelah dinyalakan lagi dan mencoba untuk ngeprint, ternyata tidak bisa. Saya yang berada di situ mencoba memencet tombol yang ada. Padahal saya belum pernah sama sekali ngeprint dengan print tersebut.  Akhirnya kami menyerah. Saya apalagi yang belum pernah tahu sama sekali cara memakai print tersebut. 
Di hari berikutnya, saya lihat  print tersebut sudah bisa digunakan. Saya mencoba bertanya,” Sudah bisa dipakai Bu?”
“Sudah” jawabnya.
“ Kemarin itu saya lupa, ternyata yang dipencet yang ini.” Dia menunjukkan kepada saya sebuah tombol kecil di dekat tiga buah tombol yang lain.
“Ternyata  saya lupa, kemarin sudah diberitahu kok lupa. Saya coba tombol yang ada saya pencet. E, ternyata bisa. Saya mau tanya yang ngajari malu. Akhirnya saya coba sendiri bisa. Alhamdulillah.” Dia bicara sambil setengah tertawa.
Ternyata segala sesuatu itu perlu ilmu. Jika sudah diajari sebuah ilmu hendaknya diingat-ingat. Atau jika kurang mampu mengingatnya maka hendaklah dicatat.  Jika belum maksimal mencoba sebuah ilmu baru, maka hendaklah tetap berusaha. Berusaha dilakukan dengan terus mencoba menemukan apa yang belum kita ketahui.
Jika kita berusaha dan berhasil biasanya hal tersebut akan lebih dapat kita ingat untuk kesempatan berikutnya. Ilmu yang kita dapat dari hasil menemukan sendiri akan lebih berkesan daripada ilmu yang kita dapatkan dari hasil bertanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar