Suatu
hari ada seorang Ibu yang sedang ngeprint.
Dari pagi print tersebut dipakai tidak masalah. Maklumlah print baru. Print
tersebut kemudian dimatikan. Setelah dinyalakan lagi dan mencoba untuk
ngeprint, ternyata tidak bisa. Saya yang berada di situ mencoba memencet tombol
yang ada. Padahal saya belum pernah sama sekali ngeprint dengan print tersebut.
Akhirnya kami menyerah. Saya apalagi
yang belum pernah tahu sama sekali cara memakai print tersebut.
Di
hari berikutnya, saya lihat print
tersebut sudah bisa digunakan. Saya mencoba bertanya,” Sudah bisa dipakai Bu?”
“Sudah”
jawabnya.
“
Kemarin itu saya lupa, ternyata yang dipencet yang ini.” Dia menunjukkan kepada
saya sebuah tombol kecil di dekat tiga buah tombol yang lain.
“Ternyata
saya lupa, kemarin sudah diberitahu kok
lupa. Saya coba tombol yang ada saya pencet. E, ternyata bisa. Saya mau tanya
yang ngajari malu. Akhirnya saya coba sendiri bisa. Alhamdulillah.” Dia bicara
sambil setengah tertawa.
Ternyata
segala sesuatu itu perlu ilmu. Jika sudah diajari sebuah ilmu hendaknya
diingat-ingat. Atau jika kurang mampu mengingatnya maka hendaklah dicatat. Jika belum maksimal mencoba sebuah ilmu baru,
maka hendaklah tetap berusaha. Berusaha dilakukan dengan terus mencoba
menemukan apa yang belum kita ketahui.
Jika
kita berusaha dan berhasil biasanya hal tersebut akan lebih dapat kita ingat
untuk kesempatan berikutnya. Ilmu yang kita dapat dari hasil menemukan sendiri
akan lebih berkesan daripada ilmu yang kita dapatkan dari hasil bertanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar