Jumat, 26 Januari 2018

Jika Bisa Dilakukan Sendiri, Lakukanlah!




Suatu hari setelah pulang sekolah saya merasa heran dengan motor saya yang standarnya masih saja menggantung. Saya lihat ternyata pirnya tidak ada. Sebelumnya sebenarnya saya sudah diberi tahu, tetapi saya kurang begitu paham. Akhirnya saya jadi tahu mungkin itulah yang dikatakan penjaga sekolah saya mengenai sepeda motor saya pagi itu.
Cara satu-satunya yang bisa saya lakukan dengan sepeda motor saya adalah dengan menali standar dengan tali rafia. Standar kemudian saya tali dengn rafia. Tetapi tak enaknya jika setelah distandarkan kemudian ingin dikendarai maka saya harus mengikat standar tersebut.
Saya tidak bilang kejadian itu kepada suami. Maklumlah juga suami pulang sore dan sudah lelah. Saya tidak ingin membebani suami dengan hal-hal kecil seperti itu. Saya bertanya kepada teman berapa biaya kira-kira yang saya keluarkan  untuk memperbaiki. Saya sendiri berprasangka bahwa biaya yang saya keluarkan mungkin bisa sekitar ratusan ribu.
Siang hari saat pulang sekolah, saya sempatkan ke bengkel di dekat jalan untuk perbaiki standar saya. Dia tanpa pikir panjang saya bertanya,” Pak, bisa ganti standar saya yang hilang pirnya?”
“O, bisa, coba saya cari pirnya,” jawab Bapak itu.
Ternyata hanya cukup diganti pirnya saja bukan standarnya juga. Dengan cekatan Bapak itu mengganti pir yang rusak. Alhamdulillah hanya sekejab selesai.  Ternyata kenyataan lebih baik dari apa yang kita pikirkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar